30 Januari 2023

Beranda » Dampak Lonjakan Kasus Covid-19 Kota Kota Sekitar, Pemkab Rembang Lakukan Penutupan Objek Wisata Religi.

Dampak Lonjakan Kasus Covid-19 Kota Kota Sekitar, Pemkab Rembang Lakukan Penutupan Objek Wisata Religi.

2 min read

SUARAJAVAINDO.COM -REMBANG, – Pemerintah Kabupaten Rembang lakukan penutupan semua objek wisata untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Rembang, Arief Dwi Sulistya mengatakan penutupan objek wisata sudah sesuai dengan Surat Edaran Bupati Nomor 440/1247/2021 terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro per tanggal 7 Juni 2021.

“Semua objek wisata termasuk wisata religi ini untuk sementara ditutup sampai batas waktu yang ditentukan,” ucap Arief saat dihubungi Suarajavaindo.com, Rabu (9/6/2021).

Selain penutupan objek wisata, pihaknya juga melakukan penutupan pasar setiap hari Jumat, melarang perayaan atau pesta pernikahan dan khitanan yang menimbulkan keramaian.

“Terus kemudian jam operasional toko modern sampai dengan jam 8 malam, terus jam operasional pedagang kaki lima sampai dengan jam 9 malam,” katanya.

Maka dari itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan dengan cara memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, serta membatasi mobilitas, atau pergerakan penduduk.

“Jadi pembatasan ini bukan untuk membatasi gerak masyarakat, tetapi untuk kepentingan bersama,” jelasnya.

Arief menambahkan agar kondisi Rembang yang sempat merasakan zona merah tidak terulang kembali, maka pihaknya meminta masyarakat aktif membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

“Kami sampaikan bahwa kita sudah pernah merasakan hal ini di Bulan November sampai dengan Januari kemarin, kita hanya mengulang sistemnya saja, belakangan ini masyarakat kemarin agak kendor dalam penerapan prokes. “terang Arif.

Satgas Gugus Covid meminta tolong kepada masyarakat berpartisipasi aktif untuk membantu pemerintah dan juga untuk kenyamanan masyarakat semuanya untuk patuh terhadap protokol kesehatan,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar tiap daerah yang berdekatan dengan zona merah untuk siap siaga mengantisipasi terjadinya kasus Covid-19 yang terus bergerak mengalami peningkatan.

“Artinya Rembang, Blora siap-siap. Kota Semarang, Boyolali siap-siap sampai nanti Solo, Karanganyar,” ujar Ganjar, Senin (7/6/2021) lalu.

Berdasarkan monitoring Covid-19 Kabupaten Rembang per tanggal 8 Juni 2021, terdapat 337 orang meninggal akibat Covid-19.

Sedangkan yang terkonfirmasi sembuh sebanyak 3374 orang dengan total
yang terkonfirmasi sebanyak 3970 orang. (Sigit Kaolan ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *