30 Januari 2023

Beranda » Sebuah Truck Fuso Muatan Batu Tras Terguling Menimpa Pagar Wana Wisata Mantingan

Sebuah Truck Fuso Muatan Batu Tras Terguling Menimpa Pagar Wana Wisata Mantingan

2 min read


SUARAJAVAINDO.COM, – REMBANG Sebuah truk Fuso nopol BA 9939 FU bermuatan batu tras terguling menimpa pagar Wana Wisata Mantingan Senin Sore (03/05).
Menjelang berbuka puasa Salekan pengemudi kendaraan Truck Fuso nopol BA 9939 FU hendak berbuka puasa menghentikan kendaraannya di pinggir sebelah kiri Lokasi Wisata Mantingan. Kendaraan muatan penuh batu tras dari Jati sari Sluke untuk selanjutnya akan dibawa ke Pabrik Semen Indonesia yang berada di desa Tegaldowo Kecamatan Gunem kabupaten Rembang.


Usai berbuka selang 1 jam Sopir Truck Salekan warga RT 01 RW 01 desa Sumber Girang Kecamatan lasem hendak melanjutkan perjalanan menuju pabrik semen. namun kendaraan yang di starter ia tidak menyadari bahwa bahu jalan yang ia tempati mengalami sol sehingga gas pedal diinjak roda belakang gak mampu untuk bergerak dan kendaraan jatuh terguling kekiri menimpa pagar Wana Wisata.


Beruntung tidak ada korban. sopir berhasil keluar dari kendaraan. semua muatan batu tras tumpah didalam kawasan wisata. dibantu warga Mantingan muatan yang ada dalam kendaraan dikeluarkan semua untuk mengurangi beban agar kendaraan bisa ditarik kembali jalan. namun karena sudah malam pengangkatan perlu katrol dan akan ditarik siang ini.


Untuk sementara Surat – surat kendaraan dan sim Sulekan ditahan oleh Polsek Bulu sambil menunggu proses pengakatan bangkai kendaraan yang terguling. menunggu katrol dari Rembang untuk mengankat kendaraan kembali ke jalur jalan raya.
Wakil Administratur KPH Mantingan Dwi Anggoro Kasih ketika ditemui membenarkan bahwa, ada laka tunggal truck trailer muatan batu Tras terguling menimpa pagar wana wisata. Tadi malam sopirnya dah ditemui dan sanggup untuk memperbaiki namun kalau secara pribadi ia tidak kuat membiayai semuanya. Ia akan menunggu yang punya kendaraan untuk ikut membantu perbaikan pagar Wana wisata. “Terangnya.
Sebenarnya Mbah Projo salah satu warga Mantingan mengatakan bahwa sebenarnya para sopir yang parkir di bahu kiri wana wisata itu sudah diingatkan tiap ada kendaraan parkir. “Hati-hati Pak pinggir jalan itu tanahnya agak lunak kalau habis hujan. dan di tempat itu juga tidak dipasang rambu larangan parkir.


Bagi sopir yang tidak tahu langsung memarkir kendaraanya tanpa memperhatikan kuat gak kendaraan tronton parkir di bahu jalan kiri berdekatan dengan pagar wana wisata Kartini Mantingan.
(SIGIT KAOLAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *