27 Februari 2024

Beranda » Nama Jati Lanang Tanaman langka yang ada di Hutan KPH Mantingan Masih Jadi Misteri

Nama Jati Lanang Tanaman langka yang ada di Hutan KPH Mantingan Masih Jadi Misteri

2 min read


SUARAJAVAINDO.COM -REMBANG, Tanaman Jati lanang yang umbuh di hutan mantingan merupakan tanaman langka yang dapat dihitung dengan jari. Tanaman Jati Lanang termasuk habitat tanaman jati. namun daunnya mirip dengan tanaman jabon dan batangnya lurus ke atas dengan daun agak lebat.


Nama tanaman jati lanang sudah ada sejak jaman Belanda ,tetapi hingga sekarang siapa yang memberi nama jati lanang hingga kini belum juga ditemukan asal usulnya. dibeberapa petak kawasan hutan di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan hanya bisa ditemukan beberapa pohon saja.
Kami mencoba menelusuri bersama dengan KRPH Trembes Fatchun Ni’am hanya dapat menemukan beberapa kawasan hutan untuk mencari Tanaman jati lanang.dibeberapa petak di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebon kami temukan di Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Sadang . ternyata di petak 109 ada 5 pohon.
Saat berpatroli di RPH trembes juga ditemukan hanya 1 pohon. menurut KRPH Trembes Fatcun Ni’am jati lanang memang tidak semua petak ada tumbuh tanaman jati lanang. mungkin hanya ada beberapa saja di hutan KPH Mantingan. sampai sekarang saya juga gak tahu siapa yang awal mulanya memberi nama tanaman ini jati lanang. “tutur Ni’am.


Ia melanjutkan sejak pertama masuk perhutani tahun 2000 nama jati lanang sudah ada. saya tahu nama jati lanang dikenalkan oleh beberapa mandor tanam dan mandor Polter saat mengadakan penilaian tanaman atau pas ada tebangan basah di kawasan hutan.


Beberapa Pejabat yang sudah purna sekitar 10 tahun silam Sumardi dulu saat bertugas di RPH tanjung ketika dikonfirmasi lewat telepon asal mula nama Jati Lanang menjelaskan bahwa ia juga tidak tahu. Tetapi memang ada tanamannya. nama itu muncul dari orang –orang Perhutani tempo dulu. kami hanya menyebutnya Hingga sekaranpun namanya tetap jati lanang. “terang Sumardi sambil menutup telponnya.


Menurut Zaennudin petani asal desa jukung mengatakan bahwa orang dipinggir kawasan hutan menyebutnya pohon Sempu. Konon zaman dahulu itu menurut ceritera orang-orang dulu merupakan tanaman pusaka orang jawa. namun itupun hanya mitos dan kebenarannya sampai sekarang kami juga belum dapat jawabannya.”bebernya. Sgt.