5 Februari 2023

Beranda » Desa Rakitan Sluke Lakukan Penananam di Lahan Hutan Lindung

Desa Rakitan Sluke Lakukan Penananam di Lahan Hutan Lindung

2 min read

 

SUARAJAVAINDO.COM. REMBANG, Bersama Perhutani Mantingan,Kebonharjo dan para pecinta lingkungan desa Rakitan meluncurkan penanaman jilid 2 di kawasan hutan lindung di daerah Tapak Angin Desa Rakitan petak 9D RPH Kajar BKPH gunung lasem KPH Kebonharjo Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang. Minggu (22/01/23).

Turut Hadir dalam penanaman jilid 2 Asper BKPH Gunung Lasem Faishol Tohiri,Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif Mantingan Ismartoyo, Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Sumanto S.Hut ,penggiat linggkungan Moh. Rifan, Pecinta Kompas ,Pecinta Alam Saba Bhawana dan masyarakat desa Rakitan.

Sebelum berangkat semua peserta kumpul di balai desa Rakitan untuk mendapatkan penjelasan secara singkat sejarah desa Rakitan lewat film pendek. Kepala desa Rakitan Jasnuri bahwa desa rakitan ini berpenduduk sekitar hampir 800 kk dengan mata pencaharian berkebun. Kami berusaha untuk masyarakat desa rakitan ini menjadi masyarakat yang mandiri, tidak terlalu bergantung dengan bantuan siapapun.”ujar dia.

Adm Kebonharjo lewat Asper Gunung Lasem menyampaikan presiasinya kepada masyarakat desa rakitan yang telah melakukan penanaman tawan buah buahan di kawasan hutan lindung Perhutani. Kami akan selalu mendukung kegiatan masayarakat desa rakitan untuk tetap melestarikan kawasan hutan lindung gunung lasem.

Sementara itu penggiat lingkungan M Rif an, tetap mengingatkan kepada desa bahwa boleh tidak bergantui=ng dengan masyarakat luar namun , jangan lupa tetap menyambung koordinasi dengan pihak terkait demi kemajuan masyarakat desa Rakitan,”tutur Rif,an.

Ia juga berharap semua masyarakat desa Rakita untuk menjaga ekologi hutan lindung yang ada di Gunung Lasem ini. Karena sumber mata air yang ada ini merupakan imas dari hutan lindung yang masih baik dan lestari berkat dukungan dan kesadaran masyarakat serta stake holder penggiat lingkungan yang terus menerus mengawal kegiatan pelestarian hutan.

Hari ini kita akan menanam tanaman macademia, tamnaman ini bisa hidup di daeran dengan ketinggian 400 dpl. Kebetulan di desa Rakitan ini tingginya 500 dpl jadi tanaman ini bisa tumbuh dengan baik. Nanti 7 tahun masyarakat desa rakitanlah yang akan memanen tanaman macademia ini,Tutup dia.

Dengan semakin lestarinya kawasan hutan lindung di desa Ralkitan ini sumber mata air desa akan tetap terjaga, karena sesungguhnya kelestarian hutan itu tanggung jawab kita bersama mari kita jaga bersama-sama agar bencana banjir dan tanah longsor di kabupaten Rembang bisa kita hindari ,terang Sumanto yang diamini oleh Ismartoyo sambil mengkomando peserta penanaman bersama masyarakat di lereng petak 9D.

(Sigit).

Editor: Rama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *