31 Januari 2023

Beranda » Ketua Kwaran Banyumanik, Heni : Estafet Tunas Kelapa Libatkan Penggalang SMP-SMA dan SMK Wilayah Banyumanik

Ketua Kwaran Banyumanik, Heni : Estafet Tunas Kelapa Libatkan Penggalang SMP-SMA dan SMK Wilayah Banyumanik

2 min read

SEMARANG SUARAJAVAINDO.COM – Jambore Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka Wilayah Kecamatan Banyumanik Semarang menggelar berbagai kegiatan lomba diantaranya Pentas Seni Budaya, Memasak, SKU,SKK serta gerak jalan yang berlangsung di Kampus SMA Negeri 4 Semarang, Minggu (11/12/2022).

Kegiatan Jambore melibatkan 51 Kwaran Pramuka tingkat Sekolah Dasar (SD) se- Kecamatan Banyumanik Semarang berlangsung mulai pukul 0.7.00 hingga pukul 17.00 yang hadiri seluruh pengurus Kwaron Banyumanik sekaligus selaku panitia jambore.

Ketua Kwaran Pramuka Kecamatan Banyumanik, Heni Tri Yuliastuti menuturkan kegiatan jambore merupakan program Kwaran Banyumanik yang harusnya dilaksanakan pada oktober 2022 karena suasana masih pandemi maka baru terlaksana desember 2022.

” Dengan tema Terampil Cerdas Berinisiatif kita berharap kegiatan bagi anak anak biar senang.
” Disitu ada bermacam kegiatan antara lain pentas budaya, uji SKU, SKK dan lomba memasak serta gerak jalan khusus anak anak (SD),” ucapnya.

Program yang dilaksanakan 10 desember 2022 yaitu Estafet Tunas Kelapa hari itu Tunas Kelapa disemayamkan di SMP 12 Semarang, kemudian pada esok harinya 11 desember 2022 diestafetkan ke SMA Negeri 9 lalu menuju SMA Nsgeri 4 Semarang oleh adik adik penggalang SMP, SMA serta SMK di Kwaran Banyumanik Semarang.

Etape etapi eatafet tunas kelapa dalam rangka menumbuhkan rasa patriotisme untuk tetap menjaga NKRI. Ini diikuti oleh seluruh SMP,SMA dan SMK yang ada di wilayah kecamatan Banyumanik.

” Kami berharap adik adik yang ikut jambore nantinya betul betul menjadi adik adik yang berkarakter profil pelajar pancasila kedepannya bisa memimpin bangsa dengan baik dengan kejujuran, kekompakan gotong royong, disiplin serta kerja sama,” ujar Heni.

Lebih lanjut Heni berpesan pangkalan pangkalan kali ini yang belum ikut tahun depan bisa ikut. Dari 51 pangkalan yang belum ikut ada 15 pangkalan dengan alasan bermacam macam.

Salah satunya tidak ikut kemungkinan orang tua tidak mengijinkan. Karena kegiatan seperti ini harus ada ijin orang tua.

” Mungkin masih takut dengan adanya covid, ada juga barangkali anggaran untuk bulan desember 2022 tidak ada, itulah kendala kendala.mereka,” ujarnya.

  ** Taufiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *