30 Januari 2023

Beranda » Kerawanan Melonjak KPH Mantingan Ketatkan Pengamanan Gandeng TNI dan Polri

Kerawanan Melonjak KPH Mantingan Ketatkan Pengamanan Gandeng TNI dan Polri

2 min read

SUARAJAVAINDO.COM- REMBANG. Kerawanan Hutan Mantingan melonjak KPH mantingan ketatkan pengamanan dengan menggandeng TNI dan Polri. Hal ini dikatakan ketika memberikan evaluasi keamanan di jajaran polisi hutan mobil dan Polisi teritorial sampai dengan bulan Oktober 2022 beberapa waktu yang lalu di wana wisata.

Ketika di konfirmasi diruang kerjanya Adm Mantingan lewat Waka Administrator KPH Mantingan Dwi Anggoro Kasih S.Hut ,kamis 27/10/22 menyampaikan bahwa keamanan bulan oktober kita mengalami kenaikan . “ujar dia. Untuk kehilangan tunggak sampai dengan bulan september itu menurun dari tahun 2021 tunggak hilang 388. Sedangkan tahun 2022 bulan September mencapai 386. Tunggak.

Sedangkan kerugian untuk kehilangan pohon tahun 2021 bulan September mencapai 175.095.000 juta sedangkan untuk tahun 2022 bulan september 231.488.000 juta. Dari 6 bagian Kesatuan Pemangkuan hutan (BKPH) paling banyak berada di dua BKPH kalinanas dan Sudo dengan jumlah kehilangan pohon untuk Sudo mencapai 142 dengan nilai kerugian 76.020.000 juta kayu rata2 Kelompok umur 2 dan 3 sedangkan untuk BKPH Kalinanas 72 pohon nilai kerugiannya 95.409.000 juta didominasi kayu diatas kau 4.

Dengan adanya peningkatan kerugian kehilangan pohon untuk sementara KPH mantingan menduduki rangking 5 dalam gangguan keamanan tingkat Divisi Regional Jawa Tengah. Untuk itu Anggoro berharap kepada semua jajaran Polter dilapangan untuk melakukan patroli jam rawan dengan menggandeng TNI dan Polri di masing masing BKPH.

Mengingat jumlah kawasan hutan kita yang luasnya mencapai 16.630.87 hektar dengan jumlah tenaga Polter tinggal 57 karena banyak yang sudah memasuki purna tugas. Kalau kita kalkulasi sekarang setiap mandor mengawasi keluasan 297 hektar. Untuk menambah kekuatan personil keamanan kita gandemng dari TNI dan Polri. Agar dapat mencakup seluruh wilayah keamanan di KPH Mantingan.

Anggoro Juga menekankan pentingnnya koordinasi dengan pengamanan wilayah terdekat baik dengan KPH Perbatasan Kebonhajo,Pati maupun Blora kita sinergikan dalam melakukan patroli jam-jam rawan di wilayah yang gangguan keamannya cukup tinggi.

Sementara itu danru Polhutmob Tatang ketika dikonfirmasi lewat telepon whasaap mengatakan bahwa sejak KPH Mantingan masuk 5 besar KPH rawan kami langsung mengambil langkah dengan patroli preventif bersama Polsek dan juga Koramil atas petunjuk dari pimpinan KPH Mantingan.

Untuk BKPH kalinanas yang nota bene masih punya kayu-kayu diatas KU 6 dan 7 kita intensif melakukan gerakan sisir lapangan. Hal ini untuk mengantisipasi para pelaku illegal logging dalam memanfaatkan jam-jam dimana petugas patroli di wilayah lain. Begitu ada informasi masuk kami langsung cek lapangan dengan petugas yang sudah on time yang kami tempatkan di beberapa titik kerawanan. Sambil menutup telponya.

Perlu diketahui bahwa temuan kayu perkakas juga kami masukkan data temuan gangguan kamuhut seperti tabel di bawah ini. (Sigit).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *