5 Februari 2023

Beranda » Siswa SMKK Manokwari Berikan Cinderamata Usai Magang di KPH Mantingan

Siswa SMKK Manokwari Berikan Cinderamata Usai Magang di KPH Mantingan

2 min read

SUARAJAVAINDO.COM -REMBANG, Usai Magang selama 2 bulan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan (SMKK) berikan cinderamata kepada Administrator KPH Mantingan. Pelaksanaan pelepasan siswa dilakukan dihalaman tengan Kantor Perhutani Mantingan. Kamis 27/10/22.

Turut hadir dalam pelepasan siswa Adm Mantingan Ir. Marsaid, dan jajaran pembimbing siswa Asper dan KRPH, Waka kesiswaan bidang pembelajaran Ajad Sudrajad, MPd bersama jajaran dewan guru SMKK Manokwari.

Adminikstratur KPH Mantingan Marsaid berharap setelah magang di KPH Mantingan selama dua bulan ini ilmu yang diperolehnya untuk dimanfaatkan di daerah asal. Dimana telah diajarkan berbagai kegiatan pengelolaan hutan di KPH Mantingan mulai dari pembibitan, pemeliharaan, penebangan dan juga wisata serta keamanan.

Walauapun kita menebang pohon ,tetapi setelah di tebang kita tanam kembali agar hutan yang kita manfaatkan sumber daya hutannya tidak habis. Kalau di luar jawa ataupun di Papua itu tebang pilih pohon. Artinya pohon pohon yang besar saja yang boleh ditenbang. Sedangkan yang kecil dipelihara dulu biar besar.”terangnya.

“lanjut Marsaid yang penting bagaimana adik-adik harus tetap bisa menyesuaikan diri karena dimanapun kita menempati daerah. Kita harus bisa menyesuaikan diri dan juga menghargai adat istiadat setempat. Seperti pepatah mengatakan bahwa dimanapun kita berpijak langit akan selalu kita junjung. Kalau sudah bisa mengasah kemampuan diri maka kita akan menjadi manusia yang mempunyai skil dan berkarakter serta menjadi pribadi yang santun”papar dia.

Sementara itu wakil kepala sekolah bidang pembelajaran Ajad Sudrajat memberikan apresiasi kepada KPH Mantingan karena telah membimbing siswa siswi selama dua bulan dalam mempelajari pengelolaan hutan secara lestari yang telah dilakukan oleh perusahaan Perhutani. Untuk tahun 2022 yang magang di Mantingan ada 35 siswa.

Dan yang lebih penting lagi bahwa pembelajaran kegiatan magang di Mantingan akan kami lanjutkan untuk siswa siswi kami di tahun 2023 yang akan datang. Jadi kami berharap kerjasama ini terus kita lanjutkan untuk mencetak kader-kader konservasi muda yang nantinya bisa menjadi forester handal di Papua.

Dalam Magang selama 2 bulan terpilih siswa terbaik Cleopatra Lilyefna asal Ambon. Dengan senyuman yang mengembang, Ia mengatakan bahwa dia bercita –cita setelah lulus dari SMKK ingin bekerja di Pulau Jawa utamanya di kabupaten Rembang karena masyarakatnya ramah-ramah.” Ucapnya disela-sela menerima sertifikat dari Adm Mantingan. (Sigit).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *