Kepergok Petugas Pencuri kayu Jati Langsung Kabur

SUARAJAVAINDO.COM, REMBANG – Tiga orang pelaku illegal logging langsung kabur tinggalkan sepeda motor dan barang curiannya saat kepergok petugas Patroli dari kawasan hutan bagian Pemangkuan Hutan Sudo. Senin sore (1/8/22).

Ihwal kejadian Saat itu Asper Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Irwan Istianto bersama dengan Kepala urusan Teknik Antok Karmani Hadi dan Polisi terotorial (Polter) Yoga Winarto melakukan Patroli rutin dijam rawan diwilayah Resor pemangkuan Hutan Jatigenuk.

Sekitar pukul 16 Tim terus menelusuri kawasan hutan disaat orang –orang pencari rencek dan juga petani pulang dari tanah garapannya. Di jam-jam saat oarang pulang kerja itulah para pelaku sering memanfaatkan kelengahan petugas untuk melakukan aksi mengangkut barang hasil curian dalam kawasan hutan.

Sesampai di kawasan petak 3 RPH Jati genuk dari tikungan hutan Asper Irwan mendenganr ada suara kendaraan dari kejauhan mereka bergegas untuk mencari jalan dan memotong para pelaku illegal logging. Begitu berpapasan karena jalur kawasan agak sulit untuk belok para pembawa kayu langsung kabur meninggalkan barang curiannya di kawasan hutan.

Irwan Istianto dan Kawan-kawan langsung mendekat untuk memeriksa kayu dan sepeda motor yang ditinggalkan. Barang bukti yang ditinggalkan 3 batang kayu A2 medelin 28 panjang 2.5 meter dan 2 kapak dan 3 sepeda motor. Irwan langsung memintan bantuan personil KPH.

Mendengar ada permintaan bantuan Tim KPH yang dipimpin Waka Adm Dwi Anggoro Kasih, kaur Tata Usaha BKPH Ssudo Ibnu Budi dan Drever Sunandar langsung tancap gas menuju petak 3 RPH jatigenuk turut desa grawan kecamatan Sumber kabupaten Rembang. Sampai di TKP Irwan menjelaskan kepada Tim KPH bahwa karena personil terbatas ia hanya mengamankan barang bukti saja.

Sementara Waka Administrator Dwi Anggoro Kasih yang tiba di TKP memberikan apresiasi kepada Tim Patroli BKPH Sudo. Walaupun tim hanya berjumlah 3 orang namun berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 buah sepeda motor, 3 kayu jati A2 panjang 2,5 meter dan juga kampak 2 buah. Kayu kayu yang didapatkan disinalir dari petak 4 a RPH Logede Kecamatan Sumber.

Ia memerintahkan langsung untuk cek tunggak di petak 4 a yang disinyalir tempat robohnya kayu jati yang berhasil diamankan. Karena Sudo ini nantinya bakal menjadi primadonanya hutan KPH Mantingan ia menekankan untuk petugas pengamanan hutan dan polternya sering melakukan patroli jam-jam rawan seperti pada sore menjelang magrib.”ujar dia.

Yang penting skema patroli tidak bocor apabila ada indikasi orang mau masuk maupun tim dapat informasi akan ada bbkeluar dari kawasan hutan. Karena petugas kita juga terbatas dan kawasan hutan yang kita jaga juga cukup luas.

Bila ada informasi kita bisa langsung cek dan lakukan dan telusuri dengan oarang yang bisa dipercaya untuk mencari kebenaran dan pelacakan dalam sebuah informasi.” Tuturnnya. Sambil ikut menaikkan barang bukti dan langsung diamankan dibawa kekantor KPH karena hari sudah menjelang Magrib. (Sigit).

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Biadab ! Anak Bunuh Ibu Kandung di Sragen : Polisi Ungkap Fakta dari Pembongkaran Makam

SUARAJAVAINDO.COM, SRAGEN – Kematian seorang perempuan bernama Setyorini (53) warga Widoro Sragen yang terjadi pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.