BUMDES Kuwariron Jaya Desa Kuwaron Terima Kunjungan Tim Dari Desa Plosorejo- Blora Untuk Launching Program Pengelolaan Sampah Terpadu

SUARAJAVAINDO.COM-GROBOGAN
Saat ini, isu tentang lingkungan telah menjadi perhatian utama dan penting dari tahun ke tahun di Indonesia. Salah satunya masalah penanganan sampah plastik yang kurang optimal.pada tahun 2019, data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Sebanyak 3,2 juta ton di antaranya merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.
Daur Ulang sampah plastik untuk generasi yang akan datang &
jumlah sampah plastik yang terus bertambah setiap tahunnya, Maka dari itu diperlukan pusat pengelolaan limbah plastik yang ter integrasi dan professional agar dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan.

Dengan mendaur ulang sampah botol plastik, permasalahan tersebut dapat bermanfaat bagi lingkungan dan generasi yang akan datang.

BUMDes Kuwariron Jaya Desa Kuwaron Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan, menerima kunjungan untuk Launching Program Rezycology & belajar untuk pengelolaan Sampah terpadu, Tim dari Desa Plosorejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora pada hari Minggu tanggal 31/07/2022 bertempat di Gedung TPS3R BUMDes Kuwariron Jaya.

Tim yang dari Desa Plosorejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora yakni Kades Plosorejo A. Muslih, SPd. Ketua dan pengurus tim penggerak PKK ,
Perangkat Desa Plosorejo, Ketua dan anggota BPD Plosorejo,Pengurus BUMDes Margo Mulyo Plosorejo,Peng LMD dan Beberapa peng lembaga lembaga desa Plosorejo.
Yang diterima langsung dengan Kades Kuwaron Ali Musyafak,SAg.
Direktur BUMDes Kuwariron Jaya Drs Sadzali
& Pengurus BUMDes Kuwariron Jaya ,Ketua BPD dan anggota Desa Kuwaron,FKD Kuwaron,tokoh Agama K.H. Halimi Zuhri dan Tomas Toga Kuwaron
Pada kesempatan tersebut
Secara singkat Direktur BUMDes Kuwariron Jaya menyampaikan bahwa,”kalo mau buat program Pengelolaan Sampah terpadu, 5 hal yang harus disiapkan yakni 5 aspek dalam pengelolaan sampah,” Ujarnya.

Disebutkan Oleh Sadzali

  1. Aspek kelembagaan (Bumdes, KSM, Koperasi dll)
  2. Aspek Legalitas Hukum
  3. Aspek Pendanaan
  4. Aspek sosial budaya
  5. Aspek teknologi.,” Sebutnya.

Sadzali mengatakan bahwa,
Rezycology BUMDes Kuwariron Jaya didirikan sebagai Badan Usaha Desa yang bergerak di bidang daur ulang
sampah botol plastik jenis PET (Polyethylene Terephthalate) dan PP (Polypropylene).
dan kami membawa inovasi dengan mengubah metode pengumpulan sampah plastik PET dengan teknologi dan sistem yang ter integrasi,” Ungkapnya.

Menurut Sadzali,
Terobosan tersebut untuk mengatasi harga yang tidak wajar, supply & demand yang tidak stabil serta memudahkan para pengepul menjual sampah plastiknya langsung ke BUMDes Kuwariron Jaya untuk di daur ulang,” Terang Sadzali.

Ditambahkan Sadzali,
program Rezycology/ pengepresan bodongan atau botol plastik untuk
program ini BUMDes ambil dan beli bodongan dari para pengepul dan bank sampah, tidak hanya wilayah Grobogan tetapi cakupannya adalah Wilayah Grobogan, Demak, Kab. Semarang, Salatiga, Kab Boyolali, Jepara, Kudus dan Pati kemudian
Botol dipilah lalu dipres dan kirim pabrik yg menjadi mitra BUMDes Kuwariron Jaya,” Pungkasnya .

Setelah selesai Launching Program Rezycology kemudian Doa bersama yang di pimpin oleh KH Halimi Zuhri diteruskan Ramah tamah dan tinjau lokasi kegiatan Di Gudang Tps3R BUMDes Kuwariron Jaya.

(BN/MG/Red)

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Semakin Parah, Ratusan Warga Mangunsari Tegowanu Tutup Akses Jalan Minta Segera di Perbaiki

SUARAJAVAINDO.COM. GROBOGAN- Ratusan warga Desa Mangunsari, Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan mendatangi balai desa setempat. Mereka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.