Breaking News

Polres Tangerang Selatan Ungkap Peredaran Sabu Melalui Bungkus Rokok

SUARAJAVAINDO.COM, TANGSEL – Jajaran Polres Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mengungkap peredaran Narkotika jenis sabu dengan tersangka B.J. (Inisial) di Wilayah kalideres Jakarta Barat pada hari Jumat tanggal 10 Desember 2021 sekira pukul 01.30 WIB.

Adapun modus tersangka B.J. dengan memasukan sabu tersebut kedalam bungkus rokok Sampoerna Mild yang di dalamnya berisikan 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal bening atau narkotika jenis shabu dengan berat brutto 0,49.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E. Zulpan didampingi Kapolres Tangerang Selatan AKBP Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H. dalam pers conference di Mako Polres Tangerang, Senin (13/12/2021) pukul 10.00 WIB.

Kombes E. Zulpan menyampaikan Kronologis pengungkapan kasus tersebut, Kapolres mengatakan,”Pada hari Kamis tanggal 09 Desember 2021 Unit II Sat.Resnarkoba Polres Tangerang Selatan mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan adanya transaksi narkotika di wilayah Serpong Kota Tangerang Selatan, kemudian Anggota Unit II Sat Resnarkoba Polres Tangsel melakukan Penyelidikan, namun ternyata transaksi bergeser dan anggota melakukan pembuntutan sampai di TKP daerah Kalideres kota Jakarta Barat, anggota berhasil mengamankan seorang yang bernama B.J. dangan barang bukti seperti diatas,”

“Kemudian dalam keterangan saat dilakukan Pemeriksaan B.J mengakui mendapatkan narkotika jenis shabu dari J (DPO), B.) mengaku sudah menggunakan narkotika jenis shabu sejak tahun 2015 dan terakhir menggunakan narkotika jenis shabu di bulan September 2021. Selanjutnya hasil dari pemeriksaan didapati B.3 terlibat dalam jaringan narkotika jenis sintetis adapun perum 8.3 sebagai Perantara Jual beli narkotika jenis sintetis dengan Akun Instagram miliknya,”

“Untuk jaringan ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap J (DPO) maupun tersang lainnya yang diduga terlibat,”

“Dalam kasus tersebut tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) lebih subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun atau paling lama 20 (dua puluh) tahun.” Tutup Kombes E. Zulpan.

Welly

About suara javaindo

Check Also

Polsek Sukodono dan Tim Resmob Polres Sragen Bekuk 2 Tersangka Pencuri HP, Akui 5 TKP Lain, Ini Keterangannya…

SUARAJAVAINDO.COM, SRAGEN – Dua orang tersangka pencurian di lokasi kejadian Dukuh Sendangapak Desa Newung Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.