BPD Abujapi Jateng Menggelar Focus Group Discussion di Hotel UTC Semarang

SUARAJAVAINDO.COM, SEMARANG – Dalam rangka mewujudkan profesionalisme Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dalam mengelola Satuan Pengamanan (Satpam), Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BPD ABUJAPI) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ” Mewujudkan BUJP Profit dan Profesional bertempat di Gedung C ruang Rama Hotel UTC, Jalan Kelud Utara no 2, Gajahmungkur, Kota Semarang Rabu (1/12/2021).

Kegiatan FGD diikuti sejumlah 145 Perusahan Jasa Pengamanan diseluruh Jateng yang berlangsung selama satu hari.

Ketua Abujapi Provinsi Jawa Tengah, Agus Nur Wijayanto,ST dalam sambutannya mengatakan sesuai Implementasi UU no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan putusan MK memutuskan inkonstitusionalitas bersama.

Kurang kepedulian perhatian user pengguna Satpam bahkan pengamanan aset perusahaannya yang dilakukan para satpam. ” Ini sangat penting dan terkategori pengamanan beresiko tinggi yang selama ini masih berorientasi pada biaya pengamanan yang paling murah sehingga kami dari Abujapi Jateng dan Apsi berinisiasi untuk
menyelenggarakan kegiatan forum diskusi ini,” ucapnya.

” Kami memohon serta ijinnya kepada Dirbinmas Polda Jateng untuk menekankan di regulasi aturan pengamanan dan pelaksanaan pengamanan yang benar, lalu dari Disnaker Prov Jateng untuk menyampaikan TKWT dan kompensasi kehilangan pekerjaan karena sampai dengan hari ini baru beberapa persen yang melaksanakan kegiatan ini dan masih banyak rekan rekan BUJP yang belum melaksanakan sehingga kami kawatir akan menjadi bom waktu kedepan,” tegas Agus.

Dirinya berharap pasca diskusi ini ada poin poin yang bisa menjadi referensi dan dapat diimplementasikan kedepan sehingga bisa mewujudkan BUJP yang aktif dan profesional terkhusus bagi Satpam bekeeja sesuai aturan beretika serta memiliki marwah sebagai satuan pengamanan yang bisa menciptakan masyarakat yang aman tertib damai dan tenang sehingga sebagai kepanjangan tangan Polri Abujapi dapat berkontribusi mewujudkan harkatifitas diwilayah jawa tengah dengan baik dan kondusif.

Lebih lanjut Agus memaparkan disisi lain dari aspek ekonomi eksistensi Abujapi sudah banyak berkontribusi terhadap negara secara nasional terhitung tidak sedikit karena putaran uang sebulan secara nasional itu dari BUJP sudah diangka 4,8 triliun lalu dari kontribusi BPJS ada 350 miliar, pajak dan lainnya hampir 450 miliar, tapi dari sisi profit BUJP belum sepenuhnya seperti yang kami harapkan sehingga diforum ini dirinya berharap ada pemahaman disemua pihak sehingga dapat menjadi acuan kedepan yang lebih baik lagi.

Agus menambahkan program terdekat Abujapi kedepan antara lain 1. realisasi salah satu program kemuliaan satpam kami udah MoU dengan Bank BTPN untuk memfasilitasi kepemilikan rumah bagi satpam

  1. Abujapi sudah Mou dengan bank BTN terkait dengan dana talangan bagi BUJP selama ini yang menjadi kendala kami didalam pengelolaan bagi penyedia outshorching di pendanaan.

3.Program penguatan internal anggota Abujapi dengan memberikan edukasi managemen pengamanan kepada BUJP baik dengan pola luring,daring, maupun kunjungan kelapangan.

  1. Penerapan peraturan organisasi Abujapi yang telah diputuskan di Rapimnas Abujapi tgl 11 – 12 nopember 2021 di Jogyakarta kemarin,” tutup Agus.

Sementara AKBP Nunuk Setyowati,S.I.K. MH menuturkan Abujapi sebagai salah satu wadah tempat berkumpulnya pelaksana jasa pengamanan Indonesia saat ni sudah mampu menampilkan aktifitas yang dapat menampung aspirasi dan sepenuhnya, terutama pada tenaga pengamanan perusahaan umum,” ucapnya.

Saat ini Abujapi menjadi harapan tumpuan jasa pengamanan indonesia yang dapat menghadirkan sumbangsih pada dunia usaha.
Abujapi merupakan mitra Polri dalam menetapkan kualifikasi perusahaan di bidang pengaman dan pengawasan standar peningkatan mutu menjadi pusat informasi kinsultasi fasilitasi dan advokasi pengusaha jasa pengamanan berikut unsur didalamnya,” ujar Nunuk.

Menurutnya penyelenggaraan kegiatan diharapkan sebagai upaya untuk menjaga kinerja

Abujapi baik sebagai asosiasi badan jasa pengamanan wilayah jateng guna capaian yang berkualitas serta menyelesaikan berbagai persoalan kinerja BUJP secara tuntas.

Lebih lanjut Nunuk mengatakan para pengurus Abujapi yag rata rata merupakan pelaku Badan Usaha Jasa Pengamanan harus mampu mensinergikan kepentingan dan tujuan yang sama yaitu menghimpun, membina mengembangkan kemampuan kegiatan kepentingan usaha serta tangguh dan profesional.

Abujapi pada masa yang akan datang harus menjadi organisasi yang besar dan kuat dalam mengawal kebijakan kebijakan yang berkaitan dengan industri jasa pengamanan tetutama dalam hal managerial,” bebernya.

Kedepan juga diharapkan Abujapi terus meningkatkan profesionalisme para satuan pengamanan sehingga satpam betul betul dapat menjalankan tugasnya dengan lebih kompeten. Dapat juga berkomitmen mening katkan pro performen BUJP termasuk kompetensi dan profesionalitas BUJP terutama dalam hal menyediakan tenaga jasa pengamanan,” imbuhnya.

Saya mengapresiasi Abujapi,BUJP, APSI, satuan pemgamanan serta stakeholder lainnya aras kerja sama yang sinergi dalam memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif utamanya saat dalam menegakkan protokol kesehatan yang ketat ditempat kerjanya.Semoga sinergitas ini dapat dipelihara dengan baik dan terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Taufiq

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Koti MAHATIDANA Pemuda Pancasila Se-Jateng

SEMARANG – SUARAJAVAINDO.COM – Komando Inti MAHATIDANA Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Jawa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.