Menwa Dewantara Bersama LVRI Menggelar Baksos Dan Ziarah Ke Makam Kusuma Nagara Yogyakarta

SUARAJAVAINDO.COM, SEMARANG – Meskipun perjuangan para pahlawan sudah berlalu, bukan berarti perjuangan tersebut sudah tidak relevan lagi. Ada banyak inspirasi dari perjuangan para pahlawan yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari hari dengan menjaga persatuan dan kesatuan, rela berkorban cinta tanah air serta saling pengertian dan menghargai terutama untuk para pahlawan yang rela gugur demi mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Untuk mengenang sekaligus memperingati Hari Pahlawan, Resimen Mahasiswa (Memwa) Dewantara dari Universitas Taman Siswa Yogyakarta bersinergi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menggelar kegiatan Bakti sosial dan ziarah ke Makam Pahlawan Kusuma Nagara Yogyakarta, Minggu (28/11/2021) lalu.

Heru selaku alumni Menwa Dewantara mengatakan kegitan ini kita adakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan kita akan mengadakan bakti guna dan bakti sosial untuk para veteren.

Kegiatan ini akan dimandegani teman teman alumni Mahasiswa Taman Siswa yangbsiwakili aktivis Menwa Dewantara jogya dan Legiun Veteran Jogya serta dari pihak Universitas Peeguruan Taman Siswa,” ucapnya.

Menurut Heru generasi muda diharapkan bisa mewujudkan cita cita bangsa dan negara Indonesia. ” Ini merupakan kebanggaan kita semua, mendatang kalau kita sudah tidak berada dimasa pandemi semoga kondisinya jauh lebih baik, sudah menuju normal baru,” tutupnya.

Sementara Afani salah satu tokoh Legiun Veteran mengungkapkan agar nilai nilai perjuangan jiwa semangat 45 dapat diwariskan kepada generasi muda, generasi penerus terutama Mahasiswa di Resimen Mahasiswa (Menwa) Dewantara.

Kita akui bersama bahwa terjadi degradasi nilai nilai perjuangan saat itu bahwa cinta tanah air,kejujuran, kediaiplinan itu harus dipupuk kembali.supaya nilai disiplin, rela beekorban kepada bangsa dan negara yang di.lakukan oleh pendahulu kita,” papar Afani.

Menurutnya veteran itu tidak selamanya TNI dan Polri tetapi masyarakat yang lainpun, yang penting terlibat mwlawan tentara asing demi mempertwhankan NKRI.

Terkait dengan gejolak di Papua yang menolak NKRI akhir akhir ini, Afani menyarankan perlu adanya oendekatan kekwluargaan yang baik supaya mereka.menyadari bahwa itu bagian dari NKRI karena persatuan dan kesatuan diantara kita sangat diperlukan, kalau kita bercerai berai mau dibawa kemana NKRI,” tutup Afani dengan nada tanya.

Pada kesempatan sama Nur Wijayanto selaku Pembina Menwa Dewantara sekaligus Dosen memaparkan ” Momentum ini untuk dijadikan temen temen Menwa Dewantara bisa lebih aktif,bisa lebih meneladani apa yang sudah dilakukan para veteran dan lebih menghargai.pejuang kemerdekaan Republik Indonesia,” ucapnya.

” Kalau sudah menghargai pasti akan lebih semangat dalam memperjuangkan dan menjaga keutuhan NKRI. Menwa masuk dalam.prioritas universitas karena masuk dalam UMBK. Nur berharap akan lebih banyak lagi mahasiswa aktif yang tergabung dalam redimen mahasiswa (menwa),” pungkasnya.

**Taufiq

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Koti MAHATIDANA Pemuda Pancasila Se-Jateng

SEMARANG – SUARAJAVAINDO.COM – Komando Inti MAHATIDANA Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Jawa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.