Breaking News

Diduga Ada penyelewengan Dana BUMDES di Desa Cipiring

SUARAJAVAINDO0.COM, KENDAL– Acara Rembug Desa yang dilaksanakan di Desa Cepiring Kabupaten Kendal dengan tema “Klarifikasi Bumdes” berlangsung seru dan dalam suasana cukup memanas. Kegiatan Rembuk Desa ini Berlangsung di aula Desa Cepiring, hari jumat, (26/11/2021)

Hadir dalam acara Rembug Desa tersebut Kepala Desa Cepiring beserta perangkat desa, Ketua BPD beserta penggurus, Babinsa, Babinkamtibmas,Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Segenap Ketua RT/RW diwilayah kerja Desa Cepiring, Penggurus Karang Taruna, Penggurus Pokmas dan PTSL Desa Cepiring, Penggurus BUMDES lama dan BUMDES Baru.

Pelaksanaan kegiatan ini tetap melaksanakan protokol kesehatan, sedang acara ini merupakan ide kreatif dari ketua BPD Cepering Ahmad Syaifudin. Hal ini untuk menanggapi surat permohonan klarifikasi Bumdes Berkah Bangkit Mandiri Desa Cepiring yakni saudara Kurniawan Agus Romdoni selaku direktur Bumdes yang lama periode 2018 – 2021. Mengenai Surat Pemdes no. 900/17/DS.cprg Tanggal 17 Juli 2020 perihal peminjaman dana sebesar 20.000.000 (dua puluh juta rupiah) oleh Bumdes Berkah Bangkit Mandiri Desa Cepiring kepada Pokmas PTSL Desa Cepiring. Rencananya uang tersebut akan digunakan untuk modal pekerjaan pembuatan palet. Padahal dalam kenyataan yang ada pada saat Itu direktur Bumdes adalah dirinya. Sedangkan dia sendiri tidak tahu sama sekali perihal peminjaman uang tersebut. Padahal Bumdes merasa tidak pernah melakukan kegiatan pembuatan Palet. Jelas Kurniawan

Sementara itu didalam Rembuk Desa tersebut Kepala Desa Cepiring Ayek Ahmad mengakui surat pemdes Itu benar adanya dan dana pinjaman sudah dikembalikan ke pokmas. Ungkap ayek Ahmad

Lebih lanjut Ayek Ahmad selaku kepala desa menyampaikan permintaan permohonan maaf kepada pihak yang telah dicatut namanya dalam surat pemdes tersebut yakni saudara kurniawan Agus Romdoni. Ayek Ahmad berjanji tidak akan pegang uang dana desa lagi dan siap menggundurkan diri jika terbukti pegang uang dana desa lagi.pungkas Ayek Ahmad

Karena terbentur oleh waktu, sebelum acara Rembug Desa ditutup, ketua BPD Cepiring menyampaikan akan secepatnya membuat fakta integritas atas pernyataan klarifikasi dari Kepala Desa. Selanjutnya juga akan mengadakan lagi acara Rembug Desa dalam tema serap aspirasi masyarakat untuk membangun desa Cepiring yang transparansi dan bisa dipertanggungjawabkan. Secepatnya melaksanakan Musdes untuk pembentukan kepenggurusan Bumdes yang baru sesuai arahan dari kasi pidsus kejari Kendal.

Sementara itu dari beberapa peserta Rembug Desa yang Awak media wawancarai menyampaikan kekesalan sekaligus kekecewaannya. Karena menurut mereka “Kok enak sekali ya menjadi kepala desa, ketahuan bermain uang Bumdes, uang PTSL ketahuan terus dikembalikan masalah selesai”. Begitu juga seenaknya membentuk pepenggurusan Bumdes yang baru tanpa melalui musdes, dan tanpa sepengetahuan BPD untuk pencairan dana Bumdes senilai 140 Juta. Apalagi laporan dana PTSL yang belum jelas sampai saat ini, ungkap warga

 #poeronetobled'eks.

About suara javaindo

Check Also

Kepala Bapenda Kota Semarang : Bagi Piutang Pajak Yang Sulit Ditagih, Kemungkinan Desember Akan Kami Eksekusi

SUARAJAVAINDO.COM, SEMARANG – Indriyasari selaku Kepala Badan Pendapatan ( Bapenda ) Kota Semarang terus menggalih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.