Bimtek SIPADes Dibuka Langsung Oleh Wakil Bupati Semarang

SUARAJAVAINDO.COM, SEMARANG – Kegiatan Bimtek SIPADes yang bertempat di Hotel dan Resort Griya Bandungan Ambarawa di buka langsung oleh Wakil Bupati Semarang yakni Basari. Acara tersebut dihadiri 208 pemerintahan desa yang di bagi dua gelombang.(17/11).

Dalam sambutannya Wakil Bupati menyampaikan dengan adanya Bimtek, supaya masing masing desa melaporkan aset asetnya, contoh di suatu desa didirikan sebuah Pos Kesehatan dan Sekolah berdiri diatas lahan atau tanah desa itu yang harus di laporkan, pemerintah pusat dalam ini kementrian dalam negeri akan memberikan sistem aplikasi sesuai amanat Permendagri Nomor 1 tahun 2016, tentang aset desa.

“Jadi siapapun kepala desa yang baru,nantinya bisa tahu berapa jumlah aset desa di wilayah masing masing,” ujarnya.

Sementara itu kepala dinas pemberdayaan masyarakat kabupaten semarang, Heru Purwantoro menjelaskan, aset desa merupakan aset yang sangat penting, dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, sehingga dalam pengelolaannya harus berdasarkan asas fungsional, kepastian hukum, transparansi dan keterbukaan, efisiensi, akuntabilitas dan kepastian hukum.

“Aplikasi SIPADes disusun sedemikian rupa dan sesederhana mungkin dengan mempertimbangkan dukungan spesifikasi komputer dan kapasitas aparatur desa yang beragam, berharap semua peserta Bimtek tersebut sebagai media untuk meningkatkan pemahaman kemampuan maupun ketrampilan dalam menggunakan aplikasi SIPADes, sehingga dapat membantu perangkat desa dalam mengelola aset desa,” ungkapnya.

Hadir dalam seasion pemaparan sejumlah LSM dan Media. H. Suyana Hadi dari LSM PKP dan Jamal daru ICI, mereka satu pandangan, menjelaskan bahwa poksi LSM adalah mengawal dan memonitoring penggunaan anggaran.

“Sebagai lembaga kami tidak mencari kesalahan Pemdes tetapi memberikan klarifikasi apabila ada kesalahan desa atau spek pembangunan yang tidak jelas,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh sejumlah awak media yang terdiri dari Vio Sari.com, Kompas TV, media Monitor Hukum, bahwa kegiatan tersebut sangat diapresiasi.

“Fungsi Bimtek SIPADes adalah melaporkan semua aset desa dengan aplikasi SIPADes, peran media sangatlah penting dalam mengawal anggaran negara baik dari APBN, APBD atau dana hibah. kami akan kawal anggaran setiap desa, bukan kepala desanya, bagaimana pemanfataan anggaran dapat dipergunakan sesuai kebutuhannya dan program program desa,” ujar Edwin DEi moderator atas nama Media mitra.

(Viosari/Edwin)

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

300 Dosen Dan Guru Besar Mengikuti Konferensi Nasional Hukum Perdata Ke VII di UNTAG Semarang

SEMARANG – SUARAJAVAINDO.COM – Sebanyak 300 Dosen dari seluruh Universitas di Indonesia mengikuti Konferensi Nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.