Breaking News

Ketua PWNU Lampung Prof.Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag: Kami Siap Muktamar NU Ke 34 di Lampung

SUARAJAVAINDO.COM – BANDAR LAMPUNG – Menghadapi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU pada 25-26 September 2021 mendatang di Jakarta, para pengurus dan ulama NU Lampung mengadakan pertemuan di Bandarlampung, Selasa (21/9/2021).
Hadir pada pertemuan tersebut jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), baik Syuriyah maupun Tanfidziyah.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai hal terkait pelaksanaan Munas-Konbes yang merupakan forum tertinggi kedua setelah Muktamar.
Pertemuan tersebut juga menegaskan kembali komitmen NU Lampung yang siap menjadi tuan rumah Muktamar Ke-34 NU dan akan diputuskan pada Munas-Konbes 2021.

Ketua PWNU Lampung Prof H Mohammad Mukri menegaskan, PWNU Lampung tetap berpegang teguh pada hasil keputusan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) tahun 2020 yang menetapkan Muktamar ke-34 NU dilaksanakan di Lampung pada 2021. Ia mengungkapkan bahwa persiapan sudah dilakukan sejak tahun lalu sehingga NU Lampung selalu siap sedia kapanpun Muktamar dilaksanakan. “Kami siap, karena persiapan memang sudah dilakukan dari tahun lalu. Kapan saja siap,” tegasnya.

Tinggal pilihan pelaksanaannya beragam misalnya dilaksanakan offline, online, ataupun hybrid. Namun pada intinya ia memastikan Muktamar NU di tengah pandemi bisa berjalan sukses karena telah dipersiapkan oleh PWNU Lampung sedari lama. Komitmen ini menurut Rektor UIN Lampung ini juga adalah wujud untuk menjaga marwah organisasi. “Jangan sampai muncul ketidakpastian agar organisasi dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya. Terkait ragamnya usulan dari berbagai pengurus wilayah NU terkait waktu pelaksanaan Muktamar Ke-34, ia menilai hal itu sebagai sesuatu hal yang wajar.

Hal itu juga menjadi dinamika yang lumrah terjadi dalam sebuah organisasi. Selain terkait dengan penguatan kesiapan Lampung menjadi tuan rumah Muktamar, pada pertemuan tersebut juga dibahas terkait beberapa materi Munas-Konbes di antaranya mekanisme pemilihan Rais dan Ketua Umum PBNU.

NU Lampung berpandangan bahwa mekanisme yang dilakukan pada Muktamar Ke-33 NU di Jombang sudah ideal. “Untuk Rais ‘Aam dipilih oleh ulama yang tergabung dalam Tim Ahlul Halli wal Aqdi dan Ketua Umum PBNU dipilih oleh PWNU dan PCNU se-Indonesia,” katanya. (RI)

(Gus/Mg/Red)

About suara javaindo

Check Also

Peringatan Isra Mi’raj di Gang Harnas, Gus Zainal : Kita Perlu Intropeksidiri Dalam Menunjukan Muslim Sejati

SUARAJAVAINDO.COM, LAMPUNG – Hendaknya kita mampu mempraktekan firman Allah SWT yang berbunyi ” Inna Sholata …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.