Peduli Terhadap Pasien Covid19, Kapolres Sukoharjo Ikut Turun Lakukan Tracing

SUARAJAVAINDO.COM, SUKOHARJO – Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho ikut turun bersama Satgas Covid19 dalam kegiatan tracing kepada salah satu pasien yang terkonfirmasi positif Covid19. Kegiatan bertempat di Rumah Mohammad Rotib Fadhoni, warga Pandean, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Kab. sukoharjo. Selasa (10/8/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho bersama jajaran, Babinsa, Bidan dan Lurah Jetis.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres bersama Satgas
Covid-19 Kel. Jetis Kec Sukoharjo Kota melaksanakan pemantauan serta memberikan edukasi kepada Ibu Ariani yang sedang melaksanakan isoman serta memberikan motivasi agar tetap semangat dan selalu menjaga prokes serta mentaati himbauan dari pemerintah.

Disamping itu, Kapolres Sukoharjo beserta satgas Covid-19 Kel. Jetis Kec Sukoharjo Kota melakukan kegiatan Tracing/pelacakan dari pasien terkonfirmasi tersebut. Kegiatan Tracing/Pelacakan adalah proses mencari dan memantau orang yang kontak dengan pasien terkonfirmasi Covid19 (kontak Erat).

“Langkah-langkah Tracing yang dilakukan yaitu dengan melakukan wawancara dengan pasien terkonfirmasi Covid19 secara langsung atau melalui video call. Selanjutnya dilakukan identifikasi data dan informasi daftar kontak erat sesuai formulir pelacakan kontak erat dan datanya dimasukkan ke dalam aplikasi SILACAK. Setelah itu, Kontak Erat dijadwalkan untuk menjalani Test Antigen (entry test) di Puskesmas,” ungkapnya.

“Hasil entry test negatif tanpa gejala maka akan dikarantina di rumah dengan pemantauan harian oleh tracer. Bila hasil entry test positif tanpa gejala maka dapat isoman atau isoter dengan pemantauan harian. Dan bila hasil entry test positif bergejala maka dibawa ke rumah sakit,” terang Kapolres.

“Dari pasien di kel Jetis ini didapat kontak erat sebanyak 10 orang yaitu 6 (enam) orang adalah teman satu kantor dengan pasien covid19, 2 (orang) adalah saudara yang berkunjung ke rumah pada H-1 pasien dinyatakan positif, serta suami dan anak dari pasien positif tersebut,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, Kegiatan 3T (testing, tracing, dan treatment) merupakan salah satu strategi dalam pengendalian covid19, disamping melaksanakan kampanye Prokes 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas) serta strategi percepatan vaksinasi covid19,” pungkasnya.

Vio Sari/Humas

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Kapolres Lebak Apresiasi kepada Polisi Cilik Raih Juara I Lomba Pocil Tingkat Polda Banten

SUARAJAVAINDO.COM -LEBAK, || – Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan S.I.K, MH, Memberikan Apresiasi Kepada Polisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.