Bendera Kita Merah Putih, Bukan Putih Ataupun Hitam!!!

SUARAJAVAINDO.COM – JEPARA. Senin (2/8/2021). Sejak dahulu kala setiap memasuki Bulan Agustus, kita selalu disambut dengan suka cita oleh seluruh rakyat dipelosok Nusantara. Bulan dimana terlahirnya bangsa Indonesia yang ditandai dengan diproklamirkannya Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang diwakili oleh dwitunggal Soekarno – Hatta,”

Kini telah 76 tahun Bangsa Indonesia Merdeka dari para penjajah. Selama itu pula bangsa dan rakyat Indonesia mengalami berbagai fase manis asam pahit getir kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

Di tahun 2021 ini pula Bangsa Indonesia masih berkubang dalam pandemi covid19 yang melanda seluruh negara di dunia, tak terkecuali.

Meski di tengah pandemi covid19, rakyat Indonesia tak akan pernah lupa untuk merayakan hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia 17 Agustus. Dan selama Bulan Agustus dari Sabang sampai Merauke Mianges sampai Pulau Rote, setiap rumah, gedung dan di sepanjang jalan berbagai simbol Merah Putih dipasang untuk memperingati dan memeriahkan hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Yang sedikit membedakan dari tahun-tahun sebelumnya adalah berbagai event perlombaan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang biasanya ramai diadakan di setiap kampung/desa di seluruh penjuru negeri kali ini mungkin tidak bisa kita nikmati seperti tahun-tahun sebelum masa pendemi.

Lantas bagaimana caranya kita memeriahkan HUT Kemerdekaan RI di Agustus 2021 jika masih diterapkanya PPKM Darurat dan masih tingginya rasio jumlah positif covid19 di Indonesia?

Pertama, yang dilakukan adalah dengan tetap seperti kebiasaan kita di tahun-tahun sebelumnya dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di depan rumah, jalan dan di mana pun kita.

Kedua adalah mengganti acara event perlombaan dengan menyemarakkan Vaksinasi Covid19 yang diadakan di lokasi lokasi tempat penyelenggaraan program Vaksinasi Covid19 oleh pemerintah/Dinkes/TNI Polri..

Ketiga, adalah dengan menolak dan melawan provokasi pengibaran bendera putih tanda menyerah, yang sengaja dikibarkan dan dipasang oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, yang merupakan provokator yang ingin memanfaatkan situasi serba sulit di tengah-tengah pandemi. Untuk berbuat kerusuhan, mengambil untung bagi dirinya ataupun kelompoknya sendiri yang ingin menari bernyanyi di atas penderitaan rakyat.

Jangan mau diajak untuk mengibarkan bendera putih yang dimana para penyeru provokatornya adalah para anggota maupun simpatisan dari ormas-ormas dan faham terlarang yang sudah dibubarkan nan terlarang keberadaannya di negeri ini.

Ingat, bendera kita Merah Putih, bukan putih ataupun hitam!!!

Jangan mau ditunggangi oleh propaganda dan provokasi yang sengaja dibuat oleh para oknum pengkhianat bangsa kaum radikal,” kata Gus Wal mengingatkan.

Semangat hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia di tahun 2021 adalah merupakan mument untuk berupaya membangkitkan kembali budaya gotong-royong saling asah asih asuh kepada sesama anak bangsa Indonesia. Minimal dengan saling membantu tetangga terdekatnya, jangan sampai mau membantu Palestina dan Iraq Suriah karena dibodohi oleh para kaum pemuja khilafah dan radikalisme namun abai kepada tetangga terdekatnya. Dholim dan bodoh itu namanya.

Tahun 1945 dengan bambu runcing, darah, dan nyawa para Pahlawan Indonesia Merdeka dari Penjajah. Kini di tahun 2021, tepat 76 Tahun Indonesia Merdeka, bersama-sama dengan menjalankan protokol kesehatan dan mensukseskan Vaksinasi Covid19, kita Ikhtiar berusaha agar segera Merdeka dari Corona.

Ayo kibarkan Merah Putih. Mari bersama-sama melakukan Gerakan Tengok Peduli Bantu Tetangga. Kita bergerak bersama, jogo, jogo tonggo, jogo deso dari Corona dan bahaya laten intoleransi radikalisme khilafah komunisme terorisme.***

Penulis – Purnomo.

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Masyarakat Bisa Pantau Live Score Peserta Seleksi Catar Kemenkumham

SUARAJAVAINDO.COM, JAKARTA – Seleksi Calon Taruna (Catar) Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.