Breaking News

R.Agung Budi Laksono S.Pd.M.Pd Gelar Pengajian Pra Nikah Putranya R. Wibowo Kabul Sulaksono,S.Pd.

SUARAJAVAINDO.COM. SEMARANG.

Calon pengantin muslim sebelum melaksanakan pernikahan sebagian besar banyak yang menggelar pengajian.

Pengajian pernikahan bukanlah hal yang wajib untuk dilaksanakan, namun dengan ada pengajian sebelum menikah, maka diharapkan dapat membawa keberkahan dan kelancaran menuju hari-H.

Calon pengantin yang mengadakan acara pengajian sebelum menikah sangat disarankan untuk memakai busana muslim menyesuaikan dengan acara yang diselenggarakannya.

Hal ini telah dilaksanakan keluarga R. Agung Budi Laksono,S.Pd.M.Pd dengan menggelar pengajian pra nikah Putranya R. Wibowo Kabul Sulaksono,S.Pd dengan Eka Nur Listya Handayani,S.Pd di rumahnya perumahan Korppri sambiroto jalan Kunir I/ 29 Sambiroto,Kec. Tembalang Kota Semarang, Rabu malam ( 21/7/2021)

Pengajian pra nikah dipimpin KH.Muhtar dan KH. Syafii dengan pembacaan Tahlil dan dilanjutkan dengan membaca shalawat Burdah yang dihadiri dan diikuti jamaah Majelis Taklim Masjid Al Muhajirin Perum Korppri Sambiroto Kota Semarang.

Usai pengajian dilanjutkan penyampaian pesan dari calon pengantin putra R.Wibowo Kabul Sulaksono,S.Pd.

R.Wibowo Kabul Sulaksono,S.Pd dalam pesannya memohon ridho kepada kedua orang tuanya yaitu R.Agung Budi Laksono dan Suhartini, memohon keberkahan doanya serta memohon maaf atas kekhilafannya.

Bowo mohon doa restu kedua orang tuanya untuk menikahi wanita yang dicintainya Eka Nur Listya Handayani,S.Pd, dirinya ingin bahagia dalam membina rumah tangga yang sakinah,mawadah, warohmah serta dikaruniai keturunan yang sholeh dan sholehah.

Kepada Allah dirinya berdoa memohon kebahagiaan, kesabaran dan panjang umur.

” Untuk kedua orang tua tersayang kami berdua mohon doa restunya dalam mengarungi bahtera hidup baru,” pintanya.

Sementara Suhartini selaku Ibunda calon mempelai pria Wibowo menuturkan bahwa putra sulungnya merupakan salah satu sumber kebahagiaan keluarga yang mana selama ini telah menyenangkan kedua orang tua serta kedua adiknya,” ucapnya.

“Semoga ikrar kami menjadi wasilah serta rahmad dari Allah SWT kepada kedua calon mempelai berdua,” pinta Hartini

Dirinya memohon maaf jika selama ini perkataan membuat kecewa dan sedih karena sesungguhnya yang dia lakukan untuk kebaikan kalian,” pintanya.

Pada kesempatan sama Habib H. Jafar Sodiq Al Musawa saat menyampaikan Tausiyah berpesan pernikahan bisa dibilang mudah juga sulit artinya seseorang yang mendapatkan pasangan memiliki satu kesamaan alhamdulillah tetapi jika seseorang mendapatkan pasangan berbeda selera maka perlu dukunga doa dan pembelajaran,” tutur Habib Jafar.

Sebagai contoh remaja dewasa kalau udah menikah dianggapnya beres padahal sesungguhnya seseorang saat menjalankan suatu pernikahan maka dia sudah merasakan ujian yang sesungguhnya.

Menurutnya saat masih bujang bebas,semau gue.Tetapi ketika sudah menjadi pasangan suami istri maka harus patuh dengan aturan.

Artinya ketika mengarungi bahtera perkawinan pasangan itu harus menyadari bahwa di dalam rumah tangga itu kalau kita tidak memiliki ilmunya, kedewasaan maka bisa berbahaya, apakah kalau sudah punya pasangan itu enak, belum tentu kadang memiliki problem rumah tangga,” pungkasnya.

**Taufiq.

About suara javaindo

Check Also

Peringati Hari Guru Nasional 2022 SMAN 4 Semarang Gelar Upacara Bendera.

SEMARANG SUARAJAVAINDO.COM –Peringati Hari Guru Nasional 2022 SMA Negeri 4 Semarang menggelar upacara bendera di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.