Breaking News

Primkokar Berikan Satunan Kepada Karyawan Perhutani Yang Meninggal Dunia

SUARAJAVAINDO.COM, -REMBANG (20/07/2021) Primer Koperasi Karyawan (Primkokar)Bina Wanakarya bagikan satunan kepada karyawan yang meninggal dunia. Senin (20/07).

Pemberian santunan dilaksanakan oleh Bemdahara Perimkokar Sunaryanto didampingi sekretaris Koperasi Joyo Suwito. Karena yang meninggal dunia banyak yang covid pemberian santunan menunggu slesainya isolasi mandiri bagi keluarga yang menerimanya.

Ketua Koperasi Bina Wana Karya Sugiyanto mengatakan kami pengurus Koperasi ikut berbela sungkawa atas meninggalnya 4 anggota dalam bulan Juni 2021. kemarin hari Minggu 19/07 ada tambahan 2 lagi dari Sp Umum dan Polisi hutan KPH Mantingan. ”Tutur Sugiyanto.

Ia juga berpesan kepada seluruh anggota primkokar untuk tetap menjaga kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. apalagi di darurat Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk sementara tidak keluar rumah bila tidak ada keperluan yang mendesak.

Kepada bendahara dan sekretaris supaya berhati-hati karena pemberian uang santunan langsung dari rumah kerumah. tolong tetap menerapkan prokes sesuai dengan anjuran penerintah.”pungkasnya.

Salah satu Penerima Nyonya Tasripin tak dapat menahan air matanya ketika petugas Koperasi Primkokar mendatangi rumahnya untuk menyampikan uang duka dan santunan. Bahkan ia menangis sesengguk an tak kala menerima uang sasntunan. Seolah tidak percaya bahwa suaminya itu sudah meninggal dunia karena Covid 19.

Setelah ditenangkan petugas ia baru menyadari ,bahwa kehidupan dunia itu hanyalah semu namun kehidupan akhirat adalah selamanya. kata Joyo Suwito. Lanjut Joyo,” sekarang Bu Tasripin harus ikhlas dan menatap masa depan untuk membesarkan kedua anaknya. “tutur Joyo sambil menyerahkan uang duka dan Santunan.

Bendahara Koperasi Sunaryanto menambahkan pemberian santunan disesuaikan dengan hasil RAT dimana “Apabila ada anggota yang meningal dan masih mempunyai sisa pinjaman jangka panjang,jangka pendek maupun barang di pertokoan tetap wajib dilunasi yang diambilkan dari tabungan anggota. Ujar nya.

Sedangkan untuk anggota yang meninggal dan masih punya pinjaman dibawah 5 juta pinjamannya dihapuskan dari pos dana resiko Kredit yang besarannya 0,5 %. Bila pinjamannya lebih dari 5 juta maka besarannya 50% dari besar simpanan di koperasi dan pinjamannya ditutup dari pos dana resiko kredit. “terang Sunaryanto. (SIGIT).

About suara javaindo

Check Also

Wana Wisata Mantingan dan TK Tunas Romba II Sulang Dapat Bantuan TJSL Dari Perhutani

SUARAJAVAINDO.COM -REMBANG . Wana Wisata Kartini Mantingan dan TK Tunas Rimba II Sulang dapat bantuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.