Update Kasus Covid 19 Jepara, 13.563 Terpapar Corona

SUARAJAVAINDO.COM – JEPARA, Senin (28/6/2021). Sebaran Covid-19 di Jepara. Update terakhir, Senin 28 Juni 2021. Pukul 00.33 Wib. Sumber dari Dinas Kedehatan Jepara. Warga Jepara yang Terkonfirmasi COVID-19, 13.563 0rang, 1.678 orang 12,37 %. Saat Ini 11.176 orang, 82,40 %. Sembuh 709 orang 5,23 %.Meninggal Dunia.

Sedangkan yang Probable 186 orang, 11 orang 5,91 persen, saat ini 8 orang, 4,30 persen Sembuh dan 167 orang 89,78 % Meninggal dunia.

Dan yang Suspek 3.434 orang, 246 orang 7,16 % Saat ini
3.188 orang 92,84 % Discarded.

Saat ini warga 13.563 0rang positif corona di Jepara. Salah satunya virus varian baru, hanya dalam puluhan detik bisa berpindah dari seseorang ke orang lain jika tanpa prokes. Maka berpikirlah & hati-hatilah. Hindari jangan bikin orang lain susah.

Kondisi saat ini di Jepara sangat memprihatinkan kebutuhan seperti oksigen, obat dan vitamin khususnya untuk keperluan isoman sangat tinggi. bahkan teman saya di WAG, semalam membawa pasien terpapar Corona tidakan kamar, bahkan tudak ada oxsigen yang yang akhirnya menunggal dunia.

Hati-hat sekarang RS “penuh”, angka kematian melonjak tajam. Virus covid varian baru, gampang menular. Karena itu jangan kita nambah jumlah yang harus dirawat. Hindari betul arogansi yang sok berani. Jangan tanpa prokes saat ngumpul & pergi.

Covid-19 hanya akan reda dan hilang, jika semua pihak bisa disiplin terapkan protokol kesehatan dan mau divaksin. Disiplin dan vaksin adalah kunci sukses melawan covid. Kalau tidak mau disiplin dan enggan divaksin ya jangan berharap keadaan akan segera pulih.

Yang lebih tragis dan Ironis tempat isolasi yang ada di BLK Pecangaan tidak dijaga ketat. orang yang di isolasi bebas keluar masuk dipenampungan. ini kan berbahaya, karena orang diisolasi itu terpapar Corona. Berharap para pemangku kebijakan segera mengevaluasi kinerga petugas yang berada di tempat penampungan BLK Pecangaan.

Penyebaran wabah yang begitu cepat di Jepara mesti diputus dengan mengikuti anjuran pemerintah untuk menaati protokol kesehatan, tetap di rumah saja adalah keharusan.

Kita berupaya bersama memutus penularan wabah. Menaati protokol kesehatan kemudian mendukung semua yang menjalani isolasi mandiri maupun dirawat agar segera pulih.

Keselamatan dan kenyamanan paramedis tak boleh terabaikan.

Risiko yang dihadapi para tenaga kesehatan semakin tinggi karena lonjakan penambahan jumlah kasus positif Covid-19 di tanah air. Keamanan tenaga kesehatan harus menjadi perhatian serius.

Hal yang mengkhawatirkan menurut penelitian di Danderyd Hospital Stockholm, 10% tenaga kesehatan yang pernah terpapar virus, rawan mengalami gejala long Covid-19.

Kita perlu antisipasi, waspada dan disiplin dalam meningkatkan keamanan paramedis selama bertugas. Tindakan pencegahan seperti memelihara imunitas para tenaga kesehatan, ketersediaan APD yang memadai dan penerapan prokes harus konsisten dilakukan.

Kita berupaya bersama memutus penularan wabah. Menaati protokol kesehatan kemudian mendukung semua yang menjalani isolasi mandiri maupun dirawat agar segera pulih.

Mengerikan dari banyak tempat, sekarang lagi tinggi-tingginya penularan virus Corona. Maru kita berdoa untuk para sahabat, teman, handai tolan yang sakit covid-19, baik yang dirawat di RS maupun Isoman, semoga segera sembuh, kembali, kembali sehat, & tesnya negatif. Amin.***

Penulis – Purnomo.

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

ALMIJ Gelar Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Masa Bhakti 2021-2024

SUARAJAVAINDO.COM, JEPARA – Aliansi Lintas Media Indonesia Jepara ( ALMIJ) menggelar Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.