Ketua Komisi DPRD Jepara : Satgas Covid-19 Jepara Harus Melakukan Tindakan Extra Ordinary

SUARAJAVAINDO.COM – JEPARA. Pandemi Covid-19 menciptakan krisis multidimensi. Untuk menekan penyebaran di masa pandemi, Satgas Covid-19 perlu memfokuskan kerja extra ordinary atau luar biasa. Hal itu harus dilakukan oleh semua pihak tanpa terkecuali baik pemerintah maupun masyarakat, agar pandemi Covid-19 ini bisa dikendalikan sehingga persyaratan ekonomi untuk bergerak bisa dipenuhi.

Hal itu diungkapkan Nur Hidayat selaku Ketua Komisi DPRD Jepara, lebih lanjut dia mengatskan, sejumlah kebijakan yang diterapkan juga jangan sampai menimbulkan permasalahan baru. Kemampuan kita bertahan dan beradaptasi menjadi salah satu kunci untuk mengatasi tantangan saat ini, ungkapnya.

Bagi para pemangku kepentingan untuk mengurai benang kusut Covid-19 di Jepara, merubah pola pikir para pemangku kebijakan dan kepentingan bahwa yang dihadapi adalah virus yang memiliki cara penyebaran yang cepat, termasuk kemungkinan masuknya varian baru ke Jepara. Karena itu diperlukan tindakan extra ordinary atau luar biasa.

Dimasa Pandemi, Salah satu keutamaan yang patut dihidupi adalah menahan diri agar tidak berbuat salah. Di setiap waktu kita dimungkinkan untuk terus belajar, menata diri.

Terjadi lonjakan kasus covid19 di seluruh pelosok Jepara, Alangkah baiknya kita memanfaatkan di Group-group wa, acount media sosial atau media yang lain dimemanfaatkan untuk saling mengingatkan dan menyemangati dalam menghadapi covid19, tak sekedar berceloteh tanpa makna apalagi menyebar berita yang menyesatkan masyarakat.

Kunci keberhasilan melewati ujian Allah ini terletak pada komitmen dan kedisiplinan bersama masyarakat dalam menjalani PROKES. Dalam keadaan genting seperti ini aparat hukum tak perlu ragu dan kompromi untuk menangkap dan menindak para penyebar hoax.

Tidak tahu, kesadaran yang rendah, atau terhasut.!!

Menyimpulkan berbagai penjelasan dari pihak yang berkompeten perihal melonjaknya kasus positif covid-19 di berbagai pelosok Jepara, bahwa penyebabnya adalah SIKAP ABAI masyarakat.

Pertanyaannya adalah, apa yang menyebabkan sikap abai itu ? Apakah oleh ketidaktahuan, atau rendahnya tingkat kesadaran akan pentingnya prokes, atau terhasut para penghasut untuk menentang kebijakan pemerintah !!??

“Mari kita perkuat solidaritas memutus rantai penyebaran virus. Mari terus berusaha bersama, saling menjaga selama priode sulit saat ini.”ujarnya. ***

Penulis – Purnomo.

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

ALMIJ Gelar Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Masa Bhakti 2021-2024

SUARAJAVAINDO.COM, JEPARA – Aliansi Lintas Media Indonesia Jepara ( ALMIJ) menggelar Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.