SMA Negeri 4 Semarang Gelar Workshop Review dan Revisi KTSP Tahun Pelajaran 2020 – 2021

SUARAJAVAINDO.COM.SEMARANG.

KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun, dikembangkan dan dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan dengan memperhatikan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP).

Tujuan melaksanakan kebijakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah untuk mewujudkan kurikulum yang sesuai dengan kekhasan (karakteristik), kondisi, potensi daerah, kebutuhan dan permasalahan daerah, satuan pendidikan dan peserta didik, dengan mengacu pada standar nasional yang tercantum dalam Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta panduan penyusunan KTSP.

Guna meningkatkan penjaminan mutu pendidikan serta meningkatkan kualitas Tenaga Pendidik menuju era digital industri 4.0, SMA Negeri 4 Semarang menggelar Workshop dengan tema “Review dan Revisi Dokumen KTSP Tahun Pelajaran 2020 – 2021 ” yang dilaksanakan di Aula utama SMA Negeri 4 Semarang Jalan Karangrejo Raya 12A, Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jumat ( 28/5/2021).

Workshop yang digelar selama dua hari, jumat 28 mei 2021 dan Senin 31mei 2021 diikuti 59 guru. Materi pada hari pertama meliputi Overview kebijakan baru tentang penyusunan dokumen KTSP, 2021/2022 Revisi dan Review Dokumen 1,2,3 KTSP, Review dan Revisi dokumen 1 KTSP serta Identifikasi SKL, KI dan KD

Untuk materi hari ke-2 meliputi Paparan review dan revisi dolumen 1 KTSP, Review dan Revisi dokumen 2 dan 3 KTSP ,Paparan hasil review dan revisi dokumen 2 dan 3.

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu, M.Pd dalam sambutannya menuturkan
Kegiatan workshop Review dan Revisi Dokumen KTSP tahun ajaran 2020/2021 SMA Negeri 4 Semarang sebagai pedoman untuk penyusunan KTSP adalah Permendikbud no 61 Tahun 2014,” tuturnya.

Menurutnya dimana di Permendikbud tersebut ada 3 komponen yaitu 1. Buku 1 (dokumen 1) yang berisi visi, misi,tujuan, struktur kurikulum,muatan serta kalender pendidikan.

Komponen ke-2 yaitu buku 2 (dokumen 2) yaitu tentang silabus lalu untuk komponen 3 adalah buku 3(dokumen 3) terkait dengan RPP yg disesuaikan dengan potensi minat bakat dan kemampuan peseerta didik di satuan pendidikan SMA Negeri 4 Semarang,” terang Eny.

Pada Perundangan tersebut juga diamanatkan bahwa KTSP harus disusun setiap tahun, tentu dengan perkembangan sekolah semakin kedepan tentu KTSP ada perkembangan perkembangan dimana ada yang pas dan tidak.pas.

Yang pasti lanjut Eny, adanya penyempurnaan. Oleh karenanya dilakukan revisi dan review terlebih dahulu untuk menyusun KTSP tahun berikutnya. yang tentunya juga sudah direvisi pada tahun sebelumnya,” tegasnya.

Dengan dilaksanakan workshop Review dan Revisi selama dua hari ini harus menghasilkan produk yaitu untuk menyusun KTSP 2021/2022.

.

Saya berharap seluruh guru untuk bisa mengikuti review dan revisi KTSP tersebut untuk melangkah dan menjadikannya pedoman pengelolaan pembelajaran tahun 2021/2022.

Saya kembali berharap seluruh guru harus mengikuti sampai selesai. KTSP yang ada di SMA Negeri 4 Semarang dikerjakan secara team supaya menghasilkan produk yang terbaik,” pungkasnya.

Sementara itu, Dra. Anni Prabandari, M.Pd dari Tim pengembang dan pemateri Overview Kebijakan Baru tentang Penyusunan Dokumen KTSP menjelaskan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing masing satuan pendidikan, lalu dalam pengembangan KTSP mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP), kerangka dasar dan struktur kurikulum dan pedoman implementasi kurikulum.

Menurutnya dalam menyusun KTSP dituntut untuk saling toleransi antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lain. Misalnya dalam menyusun Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Ini KKM satuan pendidikan bukan KKM satuan pelajaran,” tegasnya.

Dalam penyusunan KKM hendaknya seimbang nilai yang tinggi dengan dibawahnya sehingga anak anak akan mudah mencapainya. Nantinya bapak ibu menyusun KKM nya per mata pelajaran.

** Taufiq.

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

300 Dosen Dan Guru Besar Mengikuti Konferensi Nasional Hukum Perdata Ke VII di UNTAG Semarang

SEMARANG – SUARAJAVAINDO.COM – Sebanyak 300 Dosen dari seluruh Universitas di Indonesia mengikuti Konferensi Nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.