Anggota DPRD Blora, Motivasi Peserta Diklat di BLK

SUARAJAVAINDO.COM,BLORA – Anggota DPRD Kabupaten Blora, melakukan pertemuan langsung ke UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja di Jl.Gor 1 Blora, dimana dalam kunjungannya ini disambut Kepala Dinperinnaker Plt.Sudharmono S.Sos M,si. dan Kepala UPTD BLK Amik Kristanti.dan sejumlah Kepala Bidang, Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi Dinperinaker Blora di ruang pertemuan lantai 2. Selasa, 20/4/21.

Dalam kesempatan kunjungan ini beberapa anggota DPRD Blora hadir dalam sosialisasi dan sekaligus sebagai Narasumber diantaranya Warsit, Muchamad Muchlisin, Sahari, Iwan S. dan sebanyak 50 peserta penerima pelatihan hadir untuk mendapatkan sosialisasi dan motivasi, dalam kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan covid 19.

Kedatangan anggota DPRD Blora di lantai 2 di Gedung BLK disambut gembira dan antusias oleh semua peserta yang mendapatkan pelatihan.

Sambutan pertama Amik Kristanti selaku Kepala UPTD BLK menyampaikan “pendidikan dan pelatihan kerja Tahap II yang dilaksanakan mulai 5 April 2021 terdiri lima kelas, yaitu Tata Boga, Salon kecantikan, Komputer, Jahit dan Batik. Masing-masing kelas 16 orang peserta dengan dipandu instruktur yang telah berpengalaman” Ungkapnya.

Meski jumlah hari pelatihan kerja tidak sama antar kelas, namun secara resmi nanti akan diakhiri sepekan sebelum Lebaran 2021. 

Seperti tahun lalu, kata Amik, pada diklat kerja tahap I tahun anggaran 2021  para peserta juga dikutkan uji kompetensi dan lolos semuanya.

“Jadi melalui Uji Kompetensi ini nanti sertifikasinya bisa menjadi bekal yang baik untuk menerapkan ilmu dan keterampilan selama mengikuti pelatihan kerja,” ujarnya.

Tujuan penyelenggaraan Uji Kompetensi ini untuk mengukur kemampuan dan keterampilan siswa lulusan pelatihan sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional sekaligus menumbuhkan sikap percaya diri dan tangguh untuk berkompetisi di dunia kerja.

“Kami mengimbau peserta agar bersungguh-sungguh mengikuti Uji Kompetensi tersebut. sebab, Uji Kompetensi ini merupakan alat ukur tingkat kompetensi peserta,” jelasnya.

Jika peserta lulus sertifikasi, lanjut Amik Kristanti, para peserta akan mendapat sertifikasi kompetensi sehingga kompetensinya diakui oleh dunia industri dan memberikan kemudahan untuk memasuki pasar kerja.

Selanjutnya Sudharmono Plt. Dinas Disperinaker dengan semangatnya kepada peserta yang hadir menyampaikan Sementara itu Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinperinnaker Blora Sudharmono, dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa tanpa bantuan APBN, maka pihaknya tidak bisa berbuat banyak, sebab jika menggunakan APBD hanya beberapa kali pertemuan saja sudah habis angggarannya untuk kegiatan.

“Jadi kami mohon DPRD Blora yang hadir disini untuk memberi motivasi dan membawa berkah bagi Dinperinnaker. Dengan demikian nantinya potensi yang ada bisa dioptimalkan, seperti boga, tas dan ihram,” kata Sudharmono.

Apresiasinya terhadap BLK karena telah menunjukkan perkembangan yang baik. dan mengingatkan kembali untuk sesarengan bangun Blora, sesuai arahan dan progam Bupati.

Kita melihat perkembangan BLK beberapa tahun belakangan cukup pesat dan ini merupakan hal yang positif, karena tuntutan lapangan kerja saat ini membutuhkan tenaga-tenaga kerja terampil.

Lebih lanjut ia menilai “BLK saat ini telah mampu menciptakan produk-produk kreatif, seperti kerajinan batik dan yang paling penting adalah peningkatan skill anak-anak muda kita agar bisa bersaing dimasa yang akan datang. Di BLK ada Rias Pengantin, Komputer, Tata boga, Menjahit, Bordir, Otomotif, Las dan Rias Salon” Terangnya.

Pihaknya juga menyampaikan siap dan terus mendukung program 99 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Blora.

“Salah satunya adalah Program Blora Mengaji,” ucapnya. 

Pada kesempatan itu, anggota DPRD Blora, HM Warsit sempat terharu, sehingga apa yang akan diungkapkan diserahkan terlebih dahulu kepada M. Muklisin.

“Kedatangan kita ini menjalankan tupoksi DPRD yang mana menyesuaikan dengan Perpres nomor 33 tahun 2020,” kata dia.

Dikatakannya, pelatihan kerja seperti  yang ada di BLK Blora yang akan menjawab tantangan masa depan.

“Oleh karena itu, saya berpesan diikuri denga baik, jangan sampai berhenti, tapin harus mengembangkannya. Jangan hanya sebagai kegiatan rutinitas yang justru bisa merugikan negara. Outputnya harus bagus dan berkembang. Tahun 2030-2040 nanti terjadi bonus demografi, dimana usia produktif lebih besar,” ujarnya.  

Sementara, HM Warsit, melanjutkan ungkapan dan motivasinya yang sempat tertunda karena haru, di hadapan sekitar 60 peserta diklat kerja.

“Saya bangga dan bahagia, mau bekerja dan membangun semuanya melalui proses, jangan berkecil hati. Step by step, selangkah demi selangkah, kita harus berhasil. Prinsipnya, Dia bisa, Aku harus bisa. Dia dapat, Aku harus dapat,” ungkap Warsit.

Motivasi senada juga disampaikan oleh anggota DPRD Blora lainnya yakni Iwan Krismiyanto dan Moh. Sahari yang langsung mendapatkan apresiasi tepuk tangan dari peserta diklat kerja.

Solikin

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Dasum, Optimis Perolehan PDIP Blora Minimimal 20 Kursi

SUARAJAVAINDO.COM, BLORA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai pemenang pemilu tahun 2019, untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.