Usai Renang di Wana Wisata Kartini dapat Takjil Saat meninggalkan Lokasi Wana Wisata.

SUARAJAVAINDO.COM, – REMBANG, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebon membagikan takjil bagi para pengunjung  Wana Wisata Kartini Mantingan Minggu (18/04). kegiatan pembagian takjil dilakukan petugas saat pengunjung meninggalkan lokasi wisata.

Administratur KPH Mantingan Widodo Budi Santoso melalui Junior Manager Bisnis (JMB) KPH Mantingan Soetriswanto menjelaskan bahwa Ide pembagian takjil berawal dari Waka Administratur Dwi Anggoro Kasih ketika memberikan evaluasi hasil pendapatan untuk wisata Kartini Mantingan tahun 2021. “terang Soetriswanto.

“lanjut Soetriswanto, kegiatan bagi takjil untuk memberikan kenyamanan dalam berkunjung dimasa Pandemi. jadi kami mencoba untuk memberikan pelayanan terbaik buat pengunjung wana wisata. dan juga kita lakukan untuk memberikan dan berbagi kepada sesama saat bulan penuh rahmat ini tiba.

Karena didalam ajaran  agama Islam sendiri seperti yang dikutip  dari” Buku Saku Sukses Ibadah Ramadhan yang diterbitkan oleh PB NU 2017. Didalamnya mengajarkan orang yang memberi buka puasa dapat memperoleh pahala layaknya orang yang berpuasa tersebut.”Ujar Soetriswanto. yah biar orang masuk ww Kartini makin banyak dan uangnya yang kita terima juga berkah.

Sejak mulai dibuka Sabtu (17/04) kita memberikan informasi kepada masyarakat baik lewat media online,cetak ataupun Faceebook dengan berbagai surat pemberitahuan ke berbagai sekolah maupun perkumpulan renang yang ada di Rembang maupun Blora dan sekitarnya.

Suryanto salah satu pengunjung dari Blora mengatakan bahwa baru kali ini Wana wisata Mantingan bagikan takjil buat pengunjung yang mau pulang usai berenang di kolam renangnya. Mungkin karena masih bulan puasa jadi ya yang masuk kekolam renang juga belum begitu banyak.” Ucapnya.

Kenapa mas senang renang di  kolam renang Wana Wisata Kartini ? ia pun menjawab “ ya senang mas , karena airnya itu langsung dari sumber mata air dari kawasan hutan, Jernih dan nyaman karena hawanya sejuk dikelilingi hutan jati dan pohon-pohonya yang besar teduh. “terangnya.

Endang portir karcis di loket pintu masuk berharap  dengan dibukanya wahana kolam renang kami berharap untuk pengunjung yang masuk ke ww Kartini Mantingan dapat mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kami juga diawasi oleh tim gugus Chovid. Tutur Soetriswanto sambil ikut membagikan takjil ke pada pengunjung saat meninggalkan lokasi wisata. SIGIT (SJ).

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Kemegahan Candi Borobudur

SUARAJAVAINDO.COM, MAGELANG. Dibangun sebagai tempat ziarah spiritual, yakni sarana untuk menuntun umat manusia beralih dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.