Anak-Anak SDN 2 leteh Rembang Gandrungi Gamelan

SUARAJAVAINDO.COM –REMBANG. Berawal dari suara alunan suara gending anak – anak Sekolah Dasar Negeri 2 Leteh Rembang jadi gandrungi gamelan.Sejak masa pandemi dan anak-anak bayak belajar dari rumah, ada timbul rasa jenuh dan bosan. mereka lalu bermain di sanggar milik galuh ajeng sambil melihat orang main Gamelan. mereka mulai mencoba –coba usai orang-orang meninggalkan gamelannya.

Melihat anak-anak antusias main Zaenal Arifin guru SDN Kedungrejo Kecamatan Rembang yang juga perias galuh ajeng mendekati anak-anak dan bertanya ? apakah kamu suka main gamelan ? mereka mereka menjawab suka pak . Ayok kita mencoba memainkan alat-alat musik tradisional itu. “ajak Zaenal.

Ternyata mereka sangat berbakat dalam menabuh gamelan. anak-anak diminta untuk minta ijin terlebih dahulu kepada orang tua masing-masing. Karena Mereka antusias anak-anak itu memilih eksta kulikuler Kerawaitan menjadi pilihannya di masa pandemi.

Ketika dikonfirmasi lewat telepon kepala sekolah SDN 2 Leteh Edy Muryanto mengatakan membenarkan bahwa beberapa anak didiknya mengikuti extra kerawitan di sekolah . awalnya anak-anak bosan belajar dirumah. justru mereka mulai menyenangi gamelan. awalnya hanya satu group. karena peminatnya juga makin banyak maka untuk latihan dijadwal pagi dan sore sehingga semua bisa belajar semua.” Terang Edy.

“Lanjut Edy gamelan ini kan warisan budaya Indonesia, maka harus kita lestarikan,kalau tidak kita kenalkan pada generasi kita siapa lagi yang akan mempertahankan budaya kita. kami berterima kasih kepada Sanggar galuh Ajeng yang mau menampung anak-anak kami untuk latihan Gamelan. karena sekolah kami belum punya perangkat gamelan “tutur Edy.

Ada hal yang menarik dari hasil latihan anak-anak kami,” Jelasnya. Ternyata ada beberapa orang tua wali murid yang punya hajatan itu minta kepada sekolah untuk anak-anak main gamelan mau tampil. Ini kan sangat baik karena banyak orang tuanya yang mendukung anaknya ikut nabuh gamelan daripada main HP. bahkan sudah beberapa kali mereka tampil untuk kegiatan pelepasan siswa disekolah,ikut hajatan didesa dalam rangka Sedekah Deso dan acara dan acara resmi lainya.”Ujar Edy.

Ketika ditemui Suara Javaindo saat latihan Rabu (07/04) salah satu penabuh Bonang Baron Deswita menjelaskan dulunya saya hanya melihat dan mendengarkan saja. kebetulan rumah saya ini didesa Ngotet. Gimana Rasanya menabuh Gamelan ? Ya

Penulis Sigid

Editor Solikin

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Pelayanan Publik di Salatiga Lemot, Fraksi Gerindra Kirimkan Surat Aduan

SUARAJAVAINDO.COM, SALATIGA – Juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Salatiga Agus Pramono menilai pelaksanaan pelayanan publik di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.