Breaking News

Kementrian PUPR Buat Drainase Di Titik Banjir Jalan Rembang Blora Sepanjang 1,2 KM

SUARAJAVAINDO.COM –REMBANG Karena sering dilanda banjir saat turun hujan lebat jalan jurusan Rembang Blora yang berada di depan Rumah Saki Bina Husada Bakti seringtergenang air hujan. Untuk mengurangi genangan air di musim Penghujan Pemerintah Pusat menggelontorkan anggaran pembuatan saluran air sepanjang jalu Antara Polres Rembang sampai dengan desa Landoh Sulang.

Pembangunan saluran Jalan Rembang Blora sudah masuk jalan Nasional. sehingga pembangunan jalan itu menjadi wewenang Pemerintah Pusat. Jalur dengan marka pembelah jalan warna kuning sebagai tanda ,bahwa jalan itu masuk kategori jalan Nasional. jadi untuk pembiayaan perawatan jalan menjadi tanggungan pemerintah pusat.

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rembang beberapa waktu yang lalu membuat jalan depan Rumah sakit Bina Bakti Husada (BBH) tergenang air setinggi lutut oerang dewasa. Hujan deras yang mengguyur lebih dari tiga jam itu membuat air melimpah didepan Rumah sakit Bina Bakti Husada dan menutupi jalan sehingga tidak terlihat.

Kendaraan roda dua yang mau lewat terpaksa berhenti sebelah selatan Polres Rembang sambil menunggu air untuk surut. bila hujan deras jalur dedan rumah sakit BBH akan tergenang karena belum ada Drainasenya. Menurut Sudadi penjual gorengan dan nasi bungkus di sebelah utara Polres Rembang mengatakan kalau hujan deras airnya menggenangani jalan raya mas ”beber Sudadi

Sementara itu Pengguna jalan asal desa Sulang Kecamatan Sulang Ismartoyo mengatakan kepada Suara Javaindo ia selalu menggunakan jalur Rembang Blora kalau hujan deras dan lama jalan depan RS BBH tergenang air samapi setinggi lutut orang dewasa. dengan adanya pembangunan gorong-gorong, Moyo berharap jalur Rembang Blora mulai dari Rumah sakit BBH sampai di Gor itu tidak lagi tergenang air saat hujan turus deras dengan durasi yang cukup lama.” terang dia, sambil menaiki sepeda motornya melanjutkan perjalannya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dedi Purnomo mengatakan bahwa proyek pembuatan saluran dilakukan secara padat karya dari Kementrian PUPR lewat Bina Marga yang menggunakan anggaran dari pemerintah pusat. Karena jalan raya Rembang Blora sudah masuk Jalan nasional “ Jelas Dedi.

“Lanjut Dedi, untuk panjang Saluran mencapai sekitar 1,2 KM. Yang kami kerjakan untuk Saluran Drainase itu dititik rawan bajir sepanjang jalan Rembang sampai landoh. Untuk pengerukan Saluran banyak warung-warung yang halamannya terkena pengerukan. Kebanyakan warung atau tempat usahanya menempati tanah dari PT KAI. Dulu itu memang jalur kereta api dari Rembang Blora Cepu. Jalur saluran yang kita buat itu kebanyakan berhimpit dengan jalan kereta api milik PT KAI.

Dedi menambahkan ada salah satu warga yang menjadi Kendala saat pengerukan saluran. Iua mengancam petugas dari kontraktor bila depan rumahnya di gali untuk pembuatan saluran ia akan bunuh diri di saluran yang di gali. Lanjut dedi kami akan mencoba memberikan sosialisasi bahwa yang proyek ini adalah proyek Nasional untuk pembuatan Drainase dititik-titik rawan banjir bila hujan turun dengan derasnya. turtunya.

Penulis Sigit

Editor Solikin

About suara javaindo

Check Also

DPD PKS Kendal Adakan Training Organisasi Sahabat Migran Indonesia (SMI)

SUARAJAVAINDO.COM – KENDAL – Meningkatnya Migran di Jawa Tengah khususnya di Kab. Kendal, PKS Adakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.