Kecelakaan Maut di Sumedang, Bus Bawa Rombongan Peziarah Masuk Jurang 23 Tewas,18 Selamat

SUARAJAVAINDO.COM, SUMEDANG –Kecelakaan dimasa pandemi kembali terulang, kali ini Bus Pariwisata yang membawa membawa rombongan peziarah asal subang masuk jurang dikedalaman 25 meter di Sumedang, empat korban selamat.

Kecelakaan bus yang membawa rombongan peziarah SMP asal Subang yang masuk jurang di Sumedang, korban yang selamat mendapat perawatan intensif di Puskesmas Wado, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021).

Kepala Puskesmas Wado Eka Damayati mengatakan, korban tewas yang telah berhasil dievakuasi sebanyak 23 orang. “Korban meninggal yang sudah dievakuasi di sini ada 23 orang, korban selamat sebanyak 18 orang langsung dirujuk ke RSUD Sumedang,” ujar Eka

Total korban tewas bus pariwisata Seri Padma Kencana yang masuk jurang di Jalan Raya Sumedang-Malangbong, Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menjadi 23 orang hingga kamis, 11/03/2021 pukul 00:33 wib.

Saat ini, pihak kepolisian dan dari unsur SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian. Tim SAR saat ini masih fokus melakukan evakuasi korban yang masih terjepit di dalam bus. Kondisi bus yang terbalik 180 derajat membuat petugas kesulitan dalam mengevakuasi korban.

Menurut warga sekitar, Asep (50), bus sudah terlihat oleng 500 meter dari tempat kejadian hingga akhirnya bus terperosok masuk ke dalam jurang. Sebelumnya, Kasubag Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana mengatakan, bus rombongan peziarah tersebut datang dari arah Tasikmalaya menuju Subang via Wado, Sumedang. “Itu bus peziarah dari Cipatujah, Tasikmalaya yang hendak menempuh perjalanan menuju Subang via Wado, Sumedang,” tutup Dedi.

**Taufiq/nnangs.

Tentang suara javaindo

Periksa Juga

Dukung Penuh Sebagai Presiden RI 2024, Ketua Forum UMKM Pangandaran Sebut Muhaimin Iskandar Memiliki Potensi

SUARAJAVAINDO.COM, PANGANDARAN – Aksi dukungan dari sejumlah komunitas terhadap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.